MWCNU CANDI
Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo
LESBUMI MWCNU CANDI GERAK CEPAT, GELAR RAPAT PERDANA PENGURUS BARU
Sidoarjo, 29 Juli 2026 — Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (LESBUMI) MWCNU Candi bergerak cepat dalam menindaklanjuti hasil Musyawarah Kerja (Musker) MWCNU Candi. Langkah awal tersebut diwujudkan melalui Rapat Perdana Pengurus LESBUMI MWCNU Candi yang dilaksanakan pada Rabu, 29 Juli 2026, bertempat di TPQ Al-Munawaroh, Sugihwaras.
Rapat tersebut diselenggarakan oleh jajaran pengurus harian LESBUMI MWCNU Candi dan diikuti oleh pengurus harian serta anggota bidang. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua MWCNU Candi, H. Rofiq, yang memberikan dukungan terhadap langkah awal kepengurusan LESBUMI dalam menjalankan program-program khidmah di bidang seni dan budaya.
Rapat perdana ini menjadi momentum penting bagi kepengurusan baru LESBUMI MWCNU Candi untuk melakukan koordinasi, menyatukan visi, serta membangun sinergi antarbidang. Selain itu, pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam menyusun gerakan dan program kerja LESBUMI sebagai bagian dari tindak lanjut hasil Musker MWCNU Candi.
Dalam rapat, pengurus membahas berbagai hal yang berkaitan dengan penguatan kelembagaan, pembagian tugas antarbidang, serta rencana kegiatan yang akan dilaksanakan ke depan. Koordinasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan program-program yang tidak hanya aktif secara kelembagaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan seni dan budaya di lingkungan Nahdlatul Ulama.
Ketua LESBUMI MWCNU Candi, Ajid, menegaskan bahwa LESBUMI memiliki komitmen untuk menjadi wadah bagi para seniman di lingkungan Nahdlatul Ulama sekaligus menjaga dan mengembangkan seni budaya yang selaras dengan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.
“LESBUMI akan menghimpun seniman NU dan melestarikan seni budaya bernafaskan Ahlussunnah wal Jamaah,” kata Ajid, Ketua LESBUMI MWCNU Candi.
Menurutnya, kekayaan seni dan budaya merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat yang perlu dirawat dan dikembangkan. Karena itu, LESBUMI MWCNU Candi berupaya membangun ruang kolaborasi bagi para seniman, budayawan, generasi muda, serta seluruh elemen masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap seni dan budaya.
Sementara itu, Sekretaris LESBUMI MWCNU Candi, Toifin, meminta dukungan dan doa dari seluruh pihak agar kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dengan baik.
“Mohon doanya agar kami LESBUMI kuat istiqamah dalam berkhidmat,” ujar Toifin selaku Sekretaris LESBUMI MWCNU Candi.
Rapat perdana tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat khidmah. Para pengurus dan anggota bidang berkomitmen untuk membangun LESBUMI MWCNU Candi sebagai lembaga yang aktif, kreatif, dan mampu menjadi penggerak pelestarian seni budaya di tengah masyarakat.
Dengan terlaksananya rapat perdana ini, LESBUMI MWCNU Candi diharapkan segera menyusun dan merealisasikan program-program strategis sebagai tindak lanjut Musker MWCNU Candi. Kehadiran LESBUMI diharapkan dapat memberikan warna baru dalam pengembangan seni dan budaya sekaligus memperkuat dakwah kultural Nahdlatul Ulama di tengah masyarakat.


