MWCNU CANDI
Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo
MUSRAN NU KEBONSARI SUKSES DIGELAR, ACHMAD MUNIR TERPILIH SEBAGAI KETUA Tanfidziyah PERIODE 2026 - 2031
Rangkaian kegiatan diawali dengan seremoni pembukaan. Setelah pembukaan, peserta Musran melanjutkan agenda dengan pembahasan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), kemudian penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus Ranting NU Kebonsari periode 2021–2026.
Setelah LPJ disampaikan dan diterima, kepengurusan periode sebelumnya dinyatakan demisioner. Musran kemudian dilanjutkan dengan pembentukan tim Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) untuk menentukan Syuriyah Ranting NU Kebonsari.
Melalui proses musyawarah, Syuriyah Ranting NU Kebonsari periode 2026–2031 kemudian ditetapkan secara aklamasi. H. Sukamto terpilih sebagai Syuriyah Ranting NU Kebonsari.
Agenda berikutnya adalah pemilihan Ketua Tanfidziyah Ranting NU Kebonsari. Dalam proses tersebut terdapat tiga calon yang diajukan, yaitu Achmad Munir, Arif Bactiar, dan Abd. Wahab.
Setelah melalui proses pemilihan, Achmad Munir memperoleh kepercayaan untuk memimpin Tanfidziyah Ranting NU Kebonsari periode 2026–2031. Musran kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH. Khoirul Sholih.
Ketua Tanfidziyah MWCNU Candi, Dr. KH. M. Arwani Muslih, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Musran NU Kebonsari. Menurutnya, Ranting NU Kebonsari telah menunjukkan komitmen organisasi dengan melaksanakan Musran sebelum masa khidmat kepengurusan sebelumnya berakhir.
“Ranting NU Kebonsari mengadakan Musran sebelum masa khidmatnya selesai. Pantas menjadi percontohan sebagai ranting terbaik penerima NU Jatim Award,” ujar Arwani.
Apresiasi tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan kaderisasi dan regenerasi kepengurusan di tingkat ranting merupakan bagian penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi NU.
Sementara itu, Syuriyah NU Kebonsari terpilih, H. Sukamto, menyampaikan harapannya agar kepengurusan yang baru mampu semakin dekat dan guyub bersama masyarakat Nahdliyin.
“Saya berharap pengurus Ranting NU Kebonsari akan semakin guyub bersama warga Nahdliyin Kebonsari,” ungkap H. Sukamto. Siap Lanjutkan Program dan Hadirkan Terobosan Baru Ketua Tanfidziyah Ranting NU Kebonsari terpilih, Achmad Munir, menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang selama ini telah berjalan dengan baik sekaligus menghadirkan inovasi baru bagi organisasi.
“Saya akan berusaha membuat program-program baru dan melanjutkan program yang sudah berjalan dengan baik,” kata Achmad Munir.
Musran NU Kebonsari bukan hanya menjadi forum pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi, regenerasi kader, dan kebersamaan warga Nahdliyin. Dengan terpilihnya Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah yang baru, Ranting NU Kebonsari diharapkan semakin solid, guyub, dan mampu menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Semangat regenerasi, kekompakan, dan keberlanjutan khidmah menjadi modal penting bagi Ranting NU Kebonsari dalam menjalankan amanah organisasi pada masa khidmat 2026–2031.


