MWC NU CANDI
Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo
Pengurus MWCNU Candi Masa Khidmah 2026 - 2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Menguatkan Khidmah Organisasi dan Pelayanan Umat
Sidoarjo – Kepengurusan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Candi beserta seluruh lembaga di bawah naungannya untuk masa khidmah 2026–2031 resmi dikukuhkan dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Masjid Quba, Desa Tenggulunan, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, pada Ahad (5/7/2026).
Pengukuhan tersebut menjadi tonggak dimulainya kepemimpinan baru yang berkomitmen memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan sinergi dengan jajaran ranting dan lembaga, serta mengoptimalkan berbagai program di bidang keagamaan, pendidikan, sosial kemasyarakatan, hingga pemberdayaan umat.
Ketua PCNU Sidoarjo, KH M. Zainal Abidin, dalam sambutannya menegaskan bahwa amanah sebagai pengurus Nahdlatul Ulama harus dipahami sebagai bentuk pengabdian dan perjuangan, bukan sekadar jabatan struktural. Menurutnya, menjadi bagian dari kepengurusan NU merupakan karunia Allah yang diberikan kepada mereka yang memiliki semangat untuk berkhidmah.
"Meskipun rumahnya di pojok atau di samping sungai, kalau tidak memiliki darah pejuang, tidak mungkin Allah mentakdirkannya menjadi pengurus Nahdlatul Ulama. Karena itu, kalau menjadi pengurus, kita harus mengurusi NU, jangan sampai justru menjadi urusan NU," ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh jajaran MWCNU Candi untuk terus menjaga kekompakan organisasi, mempererat komunikasi dengan pengurus ranting maupun lembaga, serta merancang program kerja yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Menjadi pengurus Nahdlatul Ulama bukan hanya menduduki sebuah jabatan, tetapi merupakan amanah perjuangan yang patut disyukuri," tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, PCNU Sidoarjo turut menyerahkan dokumen sertifikat tanah wakaf kepada MWCNU Candi. Dokumen tersebut selanjutnya akan dilengkapi dengan berita acara sebelum diserahkan kepada masing-masing Ranting NU sebagai upaya memperkuat administrasi sekaligus memberikan kepastian hukum terhadap aset-aset wakaf milik Nahdlatul Ulama.
Sementara itu, Ketua MWCNU Candi, H. Moh. Arwani Muslich, menyampaikan bahwa kepengurusan yang baru akan segera menyusun langkah strategis melalui penyelenggaraan Musyawarah Kerja (Musker) sebagai dasar pelaksanaan program selama masa khidmah.
Menurutnya, Musker dijadwalkan berlangsung pada 25–26 Juli 2026 di Hotel New Star Trawas dengan melibatkan sekitar 125 peserta yang terdiri atas Pengurus Harian MWCNU Candi, jajaran pengurus lembaga, serta Ketua Ranting NU se-Kecamatan Candi.
"Musker ini menjadi forum untuk menyusun program kerja secara lebih terarah sehingga menghasilkan kebijakan dan langkah organisasi yang lebih efektif. Adapun seluruh teknis pelaksanaannya akan dipersiapkan oleh panitia," terang Arwani.
Prosesi pengukuhan dihadiri oleh jajaran PCNU Sidoarjo, pengurus MWCNU Candi, lembaga dan badan otonom, pengurus Ranting NU, para tokoh agama, serta warga Nahdliyin dari berbagai desa di Kecamatan Candi. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Rais MWCNU Candi, KH Imam Sulthoni.


