MWCNU CANDI
Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo
KIRAB KOIN MUKTAMAR NU KE-35 DIGELAR DI LEMBAGA PENDIDIKAN SE-KECAMATAN CANDI, GERAKKAN SEMANGAT BERBAGI WARGA NAHDLIYIN
Sidoarjo, Agustus 2026 — Semangat menyukseskan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 terus digelorakan di tingkat akar rumput. Salah satunya melalui Kirab Koin Penggalangan Dana Muktamar NU ke-35 yang digelar di sejumlah lembaga pendidikan di wilayah Kecamatan Candi, Sidoarjo.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh PC LAZISNU Sidoarjo bersama LAZISNU MWCNU Candi dan dijadwalkan berlangsung pada 8, 13, dan 15 Agustus 2026. Kirab menyasar lembaga pendidikan mulai dari tingkat TK, MI, MTs hingga MA Ma'arif NU di wilayah Kecamatan Candi. Sekolah di luar lingkungan NU juga diperbolehkan mengikuti kegiatan apabila pihak sekolah berkenan berpartisipasi.
Program ini melibatkan berbagai unsur organisasi, mulai dari MWCNU Candi, LAZISNU MWCNU Candi, Koordinator Kecamatan (Kortan) LP Ma'arif NU Candi, badan otonom MWCNU Candi dan ranting setempat, hingga para siswa dan guru di lembaga pendidikan yang berada di wilayah Kecamatan Candi.
Menggerakkan Semangat Suksesi Muktamar
Kirab Koin Muktamar NU ke-35 menjadi salah satu bentuk ikhtiar untuk menggerakkan partisipasi warga NU dalam menyukseskan agenda besar Muktamar NU. Penggalangan dana tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan mengumpulkan donasi, tetapi juga sebagai sarana membangun kepedulian dan semangat gotong royong di kalangan warga Nahdliyin.
Dana yang terkumpul nantinya diarahkan untuk mendukung kebutuhan pelayanan jamaah yang hadir dalam Muktamar NU ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.
Salah satu kebutuhan yang menjadi perhatian adalah penyediaan dapur umum untuk melayani jamaah laki-laki maupun perempuan yang hadir dalam rangkaian Muktamar. Selain itu, dukungan juga diarahkan untuk penyediaan nasi bungkus atau nasi kotak sebanyak 1.000 porsi setiap hari, layanan pengobatan gratis, serta berbagai kebutuhan pelayanan lainnya.
Dengan demikian, gerakan Koin Muktamar diharapkan dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para jamaah yang hadir dalam perhelatan Muktamar NU ke-35.
Pendidikan Berbagi Sejak Dini
Ketua LP Ma'arif NU Candi, Syamsuddin, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Kirab Koin Muktamar. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki nilai pendidikan yang sangat penting bagi para siswa.
"Sangat bagus. Kirab Koin Muktamar ini bisa melatih pembiasaan siswa untuk saling berbagi atau berinfak sejak dini, agar ke depannya terbiasa menjadi orang yang loyal dan dermawan,” ungkap Syamsuddin.
Menurutnya, keterlibatan siswa dalam kegiatan sosial dan keagamaan bukan hanya memberikan pengalaman, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter. Kebiasaan berbagi yang ditanamkan sejak bangku sekolah diharapkan dapat tumbuh menjadi budaya positif dalam kehidupan mereka.
Sementara itu, Ketua LAZISNU MWCNU Candi, Mursalin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan dan pihak yang telah aktif memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kami mengapresiasi para pimpinan yang sudah aktif dan mendukung penuh kegiatan ini, sehingga acaranya berjalan dengan lancar dan sukses,” kata Mursalin.
Dukungan juga datang dari Abah Yai Arwani yang memberikan respons positif dan menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kirab Koin Penggalangan Dana Muktamar NU ke-35.
Sinergi untuk Muktamar
Pelaksanaan Kirab Koin Muktamar NU ke-35 di Kecamatan Candi menjadi bukti bahwa kesuksesan Muktamar tidak hanya menjadi tanggung jawab panitia di tingkat pusat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen NU hingga tingkat ranting dan lembaga pendidikan.
Sinergi antara MWCNU Candi, LAZISNU, LP Ma'arif NU, badan otonom, ranting, guru, dan siswa menjadi kekuatan penting dalam menggerakkan partisipasi masyarakat.
Lebih dari sekadar penggalangan dana, Kirab Koin Muktamar menjadi media untuk menumbuhkan semangat berbagi, berinfak, bergotong royong, dan berkhidmat kepada NU. Dari lingkungan sekolah, nilai-nilai tersebut ditanamkan kepada generasi muda agar mereka memahami bahwa keberlangsungan organisasi dan pelayanan umat membutuhkan kepedulian serta kontribusi bersama.
Melalui gerakan tersebut, warga NU di Kecamatan Candi diharapkan semakin termotivasi untuk mengambil bagian dalam menyukseskan Muktamar NU ke-35, sekaligus ikut memberikan pelayanan terbaik kepada para jamaah yang datang ke Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.
Kirab Koin Muktamar NU ke-35 pun menjadi simbol bahwa khidmah dapat dimulai dari hal sederhana: menyisihkan sebagian yang dimiliki, berbagi dengan sesama, dan bersama-sama menghadirkan kemanfaatan yang lebih luas bagi umat.


