Sidoarjo, 11 Agustus 2026 — Warga Nahdliyin Desa Kedungpeluk, Khususnya Jamaah Majlis Ta'lim Baiturrahman mengadakan do'a bersama Amaliyah Rabu Wekasan di Masjid Baiturrahman.
Setiap kali Rabu terakhir di bulan Safar, masyarakat Nahdliyin melakukan do'a bersama sebagi Iktiyar agar jauh dari segala macam bala'. Hal ini didasarkan pada keterangan yang terdapat dalam kitab Mujarrabat al-Dairabi al-Kabir yang berbunyi begini :
Sebagian orang-orang yang makrifat kepada Allah menyebutkan, bahwa dalam setiap tahun akan turun tiga ratus dua puluh ribu malapetaka, semuanya terjadi pada Rabu terakhir bulan Shafar, sehingga hari tersebut menjadi hari tersulit dalam hari-hari tahun itu. Barangsiapa yang menunaikan shalat pada hari itu sebanyak 4 rakaat, dalam setiap rakaat membaca al-Fatihah 1 kali, Surat al-Kautsar 17 kali, surat al-Ikhlash 15 kali dan mu’awwidzatayn 1 kali, lalu berdoa dengan doa berikut ini, maka Allah akan menjaganya dari semua malapetaka yang turun pada hari tersebut.”
Jama'ah MT Baiturrahman, pada iktiyar Rabu Wekasan kali ini, mengundang Agus Mujib Bachri, sebagai pemimpin do'a sekaligus memberikan penjelasan mengenai Rabu Wekasan.
Gus Mujib menyampaikan," Tidak wajib, meyakini rabu wekasan, akan tetapi boleh menjadikannya sebagai bentuk iktiyar agar jauh dari bala'."
"Arti dari 17 surat al-kautsar, 5 Al-Iklas serta Muawwidzatayn 1 kali, tidak secara spesifik dijelaskan, namun bisa kita raba. Rokaat dalam sholat wajib ada 17 yang menjadi Ni'mat yang besar. 5 waktu sholat, dan dua surat penjaagaan, Al-Falaq dan An-nas." tutur Gus Mujib menjelaskan.
Selain amalan sholat hajad, beliau juga menambahkan amalan membaca surat yasin, ketika sampai pada ayat 58 سَلٰمٌۗ قَوْلًا مِّنْ رَّبٍّ رَّحِيْمٍ dibaca 313 kali, 313 bisa diartikan jumlah Nabi, 313 jumlah ahlu badar serta 313 jumlah nama Nabi Muhammad sesuai dengan Abajadun.
Beliau juga menekankan,"jangan sampai karena telah mengerjakan amalan Rabu Wekasan iman kita menjadi lemah dan menjadi percaya bahwasannya kita terhindar dari bala' karena membaca amalan ini. Kita harus tetap yakin bahwasannya segala musibah adalah takdir Allah, semoga iktiyar kita malam ini menjauhkan kita dari bala' yang datang karena kesalahan kita maupun kesalahan orang lain".
Jamah MT Baiturrahman, mengikuti rangkaian amaliyah Rahu Wekasan dengan khusyu' Hingga do'a selesai diaminkan. cara ditutup dengan makan bersama serta minum air putih yang sudah dilebur dengan 7 doa keselamatan.
Penulis : Shofatul Marwah